Parlemen Thailand Surati Aceh, Sebut Nahrawi Noerdin Berhasil Lakukan Missi Pembebasan Nelayan Aceh -->

Parlemen Thailand Surati Aceh, Sebut Nahrawi Noerdin Berhasil Lakukan Missi Pembebasan Nelayan Aceh

Friday, 17 July 2020

Banda Aceh - Anggota Parlemen Narathiwat Kerajaan Thailand, Mr Sampan Mayusoh meminta update informasi tiga anak di bawah umur yang telah dibebaskan dan dipulangkan ke Aceh kepada seorang pengusaha Aceh, Nahrawi Noerdin.

Permintaan tersebut disampaikan Mr Sampan Mayusoh melalui suratnya yang dikirimkan langsung kepada Nahrawi Noerdin, Kamis, 16 Juli 2020.

"Kami berharap anda akan memberitahu dan memberikan kami pembaruan foto saat anda (Nahrawi) bertemu dengan mereka," tulis Mr Sampan dalam suratnya.

Dalam surat tersebut, Mr Sampan menginginkan informasi lanjutan tentang misi membebaskan para nelayan di Phang Nga sejak 21 Februari 2020 lalu, atau sejak terakhir pihaknya bertemu dengan utusan Aceh di Phuket Thailand.

 "Alhamdulilah, sekarang kami memiliki berita yang sangat baik, kami telah berhasil mempercepat proses untuk para tahanan enam orang termasuk tiga anak lelaki yang anda (Nahrawi) temui, membantu mereka dengan kebutuhan termasuk sarung salat," ujarnya.

Mr Sampan menyampaikan, pemerintah telah memutuskan untuk membiarkan mereka pulang lebih awal dengan tiga orang dewasa lainnya sebagai isyarat baik hati antara pemerintah Thailand dan Indonesia.

Dirinya juga meminta kepada Nahrawi untuk mengirimkan salam mereka kepada tiga anak laki-laki yakni Iqbal, Abdul dan Mawardi. Serta kepada seluruh utusan. Selain itu, kata Mr Sampan, dirinya juga sudah berbicara dengan Datok Nasrizal melalui telepon untuk bertemu dengan Nahrawi di Aceh setelah pandemi virus corona selesai. "Kami berharap dan berdoa agar anda melanjutkan pekerjaan mulia anda untuk Aceh dan negara. Semoga Allah SWT selalu memberkati anda dan keluarga," imbuh Mr Sampan.

Secara terpisah, Nahrawi Noerdin mengaku sudah menerima surat dari anggota Parlemen Narathiwat Kerajaan Thailand tersebut.

Dirinya akan segera memberikan informasi setelah bertemu anak-anak Aceh yang telah dipulangkan tersebut. Terutama tiga orang yang pernah dibantunya. "Saya sudah terima suratnya, nanti akan segera saya update informasi dan mengirimkan foto anak-anak Aceh itu kepada Mr Sampan," kata Nahrawi kepada Media Massa Jumat (17/7).

Saat ditanyakan apa keterlibatannya dalam memulangkan anak Aceh sehingga Parlemen Thailand meminta kabar darinya, Nahrawi mengatakan, pada 21 Februari 2020 lalu ia mengutuskan dua orang rekannya untuk berkoordinasi dengan otoritas Thailand membantu kepulangan tiga anak Aceh tersebut. "Alhamdulilah berkat koordinasi dan kerja keras kita, harapan kita diaminkan oleh Kerajaan Thailand, sehingga anak-anak Aceh bisa pulang kembali ke rumahnya," tutur pria yang akrab disapa Toke Awi itu.

Berikut isi surat diatas :

Yang mulia Nova Iriansyah
Gubernur Aceh
Indonesia

Assalamualaikum WBT

Dear gubernur
Saya berharap surat ini menemui anda dengan baik.

Terima kasih atas kata-kata dan doa anda.

Saya sangat terhormat dengan permintaan bantuan anda sehubungan dengan penangkapan nelayan Aceh oleh otoritas di Pha Nga, Phuket Thailand. Saya sangat tersentuh dengan negarawan sejati anda karena harus menulis kepada saya secara pribadi. 

Warga negara Aceh dan Aceh sangat diberkati dengan peran anda sebagai wakil negara mereka dan memang anda adalah gubernur sejati.

Sehubungan dengan masalah ini, saya telah dihubungi oleh tuan Nahrawi Mohammad Noerdin, pengusaha terkemuka Aceh yang sangat saya kenal baik. Dia mengunjungi saya di provinsi saya dan telah baik untuk menasihati dan membantu saya untuk meningkatkan kehidupan kaum muslim di 3 Propinsi wilayah Thailand Selatan melalui prospek bisnis dan masa depan. Bersama-sama kami telah bertemu dengan beberapa menteri Thailand dan lebih dari 50 anggota parlemen termasuk ketua cambuk pemerintah Thailand

Segera setelah penjelasan dari tuan Nahrawi, saya  telah menghubungi kepala polisi di Pha Nga, Phuket tempat para tahanan ditahan.

Saya telah menerima saran mereka dan ada prosedur tertentu untuk diikuti, mereka akan berkomunikasi dengan saya segera setelah mereka menerima instruksi langsung untuk bertindak dari jaksa agung Thailand untuk mempersiapkan laporan lengkap penahanan mereka. Setelah laporan lengkap dari polisi telah diajukan kepadanya, ia kemudian akan memperluas rekomendasi dan tindakan yang akan diambil oleh pengadilan. Selanjutnya, akan ada denda yang harus dibayar untuk setiap nelayan tetapi lebih khusus denda yang lebih tinggi untuk 2 kepala kapal. Yakinlah keputusannya akan sepenuhnya berdasarkan pada laporan polisi yang diberikan.

Yang terakhir, kami harus mengatur keberangkatan mereka kembali ke Aceh melalui perjalanan laut berdasarkan dokumen identitas mereka. Saya akan meminta bantuan pihak berwenang untuk mengizinkan salah satu kapal dari Aceh untuk masuk ke Thailand atau Thailand untuk mengirim mereka pulang.

Asisten parlemen saya yang merupakan kakak laki-laki saya, Mr Rosdee Matyusuh akan menghubungi Mr Nahrawi untuk tindakan berikutnya. Terutama selama pembayaran denda di pengadilan dan merilis dokumen dokumen. Hign hope juga bahwa tuan Nahrawi dapat hadir untuk menerima mereka setelah dibebaskan. Menurut pendapat saya, itu akan menyenangkanAtau mereka
Untuk memiliki wajah fimiliar sekitar.

InsyaAllah, saya berharap bisa melayani anda dan orang-orang Aceh. Semoga Allah meringankan upaya ini dan membuat kita semua memuaskan. Saya berharap dan berdoa agar proses dimudahkan dalam upaya membebaskan mereka secepat mungkin. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk mencoba dan membantu para nelayan agar mereka dapat pulang dengan selamat ke keluarga dan kampung halaman mereka. Saya juga berharap dengan upaya bersama akan mendekatkan Aceh dan Muslim Thailand serta menciptakan masa depan yang lebih baik.

Dengan hormat, izinkan saya menyampaikan undangan saya kepada yang mulia untuk mengunjungi kami di Thailand setelah semua kejadian ini.

Terima kasih lagi atas kepercayaan Anda

Salam
Samphan Matyusuh
Anggota parlemen Narathiwat, Thailand

Surat ke dua ditujukan langsung kepada Nahrawi Noerdin berisi :


Tuan Nahrawi Noerdin
PT Pasha Jaya

J. Sultan Iskandar Muda, No 99 Desa, Lambung Kec. Meuraxa, Banda Aceh, INDONESIA

16 juli 2020

Assalamualaikum WBT,

Nahrawi tersayang

Saya berharap surat ini menemui anda dengan baik. Saya ingin beritahu anda terkait misi kami untuk membebaskan Nelayan di Phang Nga.

Pada 21 februari 2020 sejak terakhir kali kita bertemu dengan anda dan utusan aceh di Phuket Thailand. Sudah lama sejak lockdown dan hal² kecil terjadi di sini.

Alhamdulilah, sekarang kami memiliki kabar baik, kami berhasil mempercepat proses bagi para tahanan dan 6 orang termasuk 3 orang yang anda temui dan membantu mereka dengan kebutuhan mereka termasuk sarung untuk solat yang sangat mulia untuk menjaga kepentingan mereka. 

Pemerintah telah memutuskan untuk membiarkan mereka pergi lebih cepat dengan 3 orang dewasa lainnya sebagai langkah pertama mereka selama wabah ini antara pemerintah Thailand dan Indonesia. Mereka telah diberikan 1 jalan untuk bebas. Kami harap anda bisa memberi tahu kami dan memberi kami update serta foto saat bertemu mereka. Tolong sampaikan salam kepada ketiga orang ini terutama lqbal, Abdul dan Mawardi.

Akhir kata, kami berharap bahwa anda mengirim Salam kami ke utusan lainnya. Saya juga telah berbicara dengan Dato Nasrizal melalui telepon dan kami semua berharap bisa bertemu dengan anda di Aceh setelah Pendemic selesai, kami berharap dan berdoa agar anda dapat melanjutkan pekerjaan mulia anda bagi Aceh dan negara anda dan semoga Allah SWT memberkati anda dan keluarga.

Terima kasih dan salam.
Mr Sampan Matyusuh