MPD Kota Lhokseumawe Periode 2020-2025 Dilantik -->

MPD Kota Lhokseumawe Periode 2020-2025 Dilantik

Wednesday, 22 July 2020

Lhokseumawe - Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya Selasa (21/7) bertempat di Aula Pertemuan Pemkot Lhokseumawe mengukuhkan dan melantik pengurus Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Lhokseumawe periode 2020– 2025. Pengurus yang dilantik sebanyak 19 orang dengan Sudarwis, SH sebagai Ketua. Wakil Ketua masing – masing (Wakil Ketua I) M Nasir H Ben (MBO) dan (Wakil Ketua II) Dasuki NJ serta dilengkapi dengan Ketua dan sekretaris komisi.

Pelantikan tersebut dihadiri oleh unsur Muspida dan Muspida plus serta kepala SKPD di lingkungan Pemko Lhokseumawe.

Tiba di tempat kegiatan, Walikota Suaidi Yahya dan Wakil Walikota Lhokseumawe  Yusuf Muhammad disambut dan langsung dipersilahkan menempati tempat yang telah disiapkan. Acara pengukuhan dan Pengangkatan Sumpah Jabatan. 

Dalam arahannya Walikota mengingatkan Majelis Pendidikan Daerah Lhokseumawe yang baru dilantik untul mengikuti setiap protokol kesehatan disaat sekarang di masa pandemi covid atau " New Normal" di lingkup Pendidikan khususnya. 

"MPD harus berperan penuh sesuai protokol New Normal, belajar sistem  saat ini online, Pendidikan - pendidikan di  Sekolah dan Pesantren tempat yang lain sebenarnya harus jalan semuanya tanggung jawab pengurus sudah di depan ya berkoodinasi langsung dengan dinas pendidikan " ujar Suaidi. 

Walikota mencontohkan pendidikan yang tepat saat ini di masa pandemi adalah masuk ke pesantren, " karena terkontrol dengan baik disana dengan ketentuan ketentuan dan aturan " jelasnya. 


Ditambahkan Walikota, " mengikuti  new normal, protokol kesehatan, MPD harus mesosialisasikan ke dunia pendidikan, membuat konsep di kota lhokseumawe seterusnya juga ketua mpd koordinasi dengan universitas yang ada dikota ini .  " terangnya.

Dalam arahannya  Walikota Lhokseumawe mengingatkan bahwa lembaga MPD bukan merupakan lapangan pekerjaan, tapi MPD merupakan tempat pengabdian. Ia juga menyatakan bahwa Pengurus MPD yang dilantik merupakan para pakar, ahli, dan sangat berpengalaman di bidang pendidikan. Untuk itu ia mengharapkan Pengurus MPD mampu memberikan kontribusi yang positif berupa rekomendasi, saran, pendapat dan masukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, apalagi Kota Lhokseumawe sebagai Kota jasa, salah satunya adalah jasa pendidikan, lanjutnya.

" Tugas mpd ini sebenarnya cukup berat. lembaga mpd membantu mengkontrol, membina, memberi imput di kota lhokseumawe berjalan normal dan baik." tutupnya. (**/MI)