14 Tahun MOU Aceh, Putra Irwandi Curhat di Akun FB Miliknya -->

14 Tahun MOU Aceh, Putra Irwandi Curhat di Akun FB Miliknya

Thursday, 15 August 2019

Banda Aceh - Usia Perdamaian Aceh ke 14 tahun, sejak kesepahaman RI - GAM pada 15 Agustus 2005 silam dibuat dalam nota MOU di Helsinki, menggugah dr Teguh Agam Meutuah, Putra Gubernur Aceh nonaktif drh Irwandi Yusuf. Ia menulis kesannya terkait 14 Tahun MOU Aceh di status akun FB miliknya, Agam Meutuah.

"14 Tahun perdamaian Aceh, Waktu itu, 15 agustus 2005. Bersujud syukur seorang diri di pojokan mushala SMA 2 Tangsel. Masih bocah dan sedikit ingusan. Tetapi haru tidak tertahan saat mengintip berita tentang ditandatanganinya perjanjian damai MoU Helsinki antara GAM dan RI di Finlandia" Kenangan Teguh dalam kalimat dilaman FB nya

Lanjutnya "Saya memang bukan korban langsung dari konflik. Tidak ada keluarga yang terbunuh atau jadi korban, yang ada seorang Ayah menjadi bagian dari kesatuan GAM, Dibebaskan oleh Allah dari penjara melalui bencana Tsunami, Ia pun menjadi salah satu juru runding GAM. Bergabung dengan GAM karena kecintaannya terhadap Aceh sama seperti Wali Negara Hasan Tiro. Tak pelak, kecintaan itu juga turun pada saya dan anak - anak Aceh lainnya" 

"Ribuan nyawa melayang saat konflik bersenjata, goresan tinta di hari bersejarah itu membuka babak baru bagi Aceh, Indonesia dan dunia.
Ya, dunia karena saat itu Aceh masih menjadi pusat perhatian dunia akibat bencana Alam dahsyat dan kemudian masih menjadi rujukan soal penyelesaian konflik berkepanjangan" Tulis Teguh

Dalam status Facebooknya Agam Meutuah, diantara capaian baik, Teguh juga menyinggung ada oknum yang bermain di Aceh "Sewajarnya damai yang diraih ini haruslah dijalani dengan keikhlasan yang mendalam, menjauhi intrik dan pengkhianatan. Harapan besar jutaan orang berkumpul menjadi satu, banyak capaian baik, namun semakin hari semakin terlihat akal bulus oknum jahat mengatasmamakan kepentingan nasional sedikit demi sedikit kembali mengkhianati Aceh"

Pada bagian akhir kalimat Ia juga mengingatkan Pemerintah Pusat, tulisnya "Pemerintah Indonesia, ingat banyak sekali janji - janjimu yang belum kamu tepati hingga tahun ke 14 ini. Rakyat Aceh ingin damai berlanjut dengan bermartabat. Kalian jg kan?" []