Sanggar Meuligoe Bireuen Wakili Aceh Untuk Parade Musik Nusantara 2018 -->

Sanggar Meuligoe Bireuen Wakili Aceh Untuk Parade Musik Nusantara 2018

Thursday, 13 September 2018

Jakarta - Sanggar Meuligoe Jeumpa (SMJ) Pemerintah Kabupaten Bireuen binaan Fauziah Saifannur, mendapat kehormatan dengan menjadi wakil Provinsi Aceh dikancah nasional dalam ajang bertajuk seni budaya, Parade Musik Nusantara 2018.

Event tahunan yang dilaksanakan Lembaga Pelestarian Budaya Indonesia Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan restu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diikuti oleh seniman musik tradisi dan garapan terbaik perwakilan 34 Provinsi seluruh Indonesia berlangsung 14 September 2018 di gedung Sasono Langen Budoyo, TMII Jakarta.

"Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen sebagai perwakilan Provinsi Aceh telah melatih para seniman musik dalam irama musik etnik nuansa Dataran Tinggi Gayo dan Aceh berjudul "Morom Meusajan" yang artinya "berbeda suku namun bersatu" untuk dikompetisikan di Jakarta", Ungkap Evan Renaldy S.Pd, komposer yang pernah dinobatkan sebagai penata musik etnik Aceh terbaik pada PKA 2018.

Terlihat juga sejak proses penggarapan musik etnik di Sanggar Meuligoe Jeumpa Bireuen, melibatkan seorang seniman musik etnik Gayo, Teuku Aga Dewantona, peraih anugerah budaya pada Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) 2018.

Evan menambahkan, "Sanggar kita untuk pertama kalinya mendapat kesempatan mewakili Aceh dalam acara Parade Musik Nusantara, ini hasil prestasi serta upaya meraih prestasi dilevel berikutnya"

"Sebanyak 17 seniman musik tradisi kita akan menceritakan kepada dunia tentang perpaduan dua warna kebudayaan yang sangat kontras antara keras dan lembut, panas dan dingin, terang dan gelap, tinggi dan rendah, pesisir dan pegunungan, tertuang dalam kemasan karya musik yang berjudul “morom meusajan” kita harapkan mampu memberi yang terbaik untuk Aceh, pada perform besok", Tutup Evan, mengakhiri wawancara dengan media ini Kamis 13/9/2018. (R1)