Pramuka Saka Amal Bhakti Kemenag Resmi Terbentuk -->

Pramuka Saka Amal Bhakti Kemenag Resmi Terbentuk

Wednesday, 22 November 2017

Lampung Timur -- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur, Drs. H. Karwito MM. selaku Mabicab Kwartir Cabang Lampung Timur pada hari Sabtu, 18 November 2017 menghadiri Acara Pelantikan Pengurus dan Dewan Saka Amal Bhakti di Kwartir Ranting Labuhan Maringgai. Acara yang berlangsung di Kompleks Pondok Pesantren Daarul Hidayah Desa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai tersebut menorehkan sejarah karena merupakan acara pelantikan perdana dalam rangka lahirnya Satuan Karya Amal Bhakti dalam Gerakan Pramuka.

Saka Amal Bhakti yang diinisiasi oleh Kak Karwito yang juga merupakan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur tersebut diharapkan mampu menjadi media penyaluran minat dan bakat anggota Pramuka Penegak di Bidang Keagamaan. Dalam Pengarahannya, Kak Karwito menyampaikan rasa bangga dan terharu dengan tercapainya cita-cita besar yang selama ini menjadi mimpinya.
Terbentuknya Saka Amal Bhakti di Kwarran Labuhan Maringgai ini diibaratkan sebagi bayi yang lahir setelah dikandung selama lebih dari 20 tahun. Kak Karwito berharap langkah ini dapat diikuti oleh kwarran lainnya di Kabupaten Lampung Timur. Selanjutnya diharapkan dapat terbentuk di tingkat Kwartir Daerah Lampung serta di Kwartir Nasional. "Dari Lampung Timur, untuk Indonesia" begitu selogan yang disampaiknnya.

Sementera itu Ka Kwartir Labuhan Maringgai, Kak Sudarnoto dalam Sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat besar terhadap terbentuknya Saka Amal Bhakti di Kwartir Ranting yang dipimpinnya. Semoga Satuan Karya Amal Bhakti mampu memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan karakter generasi muda di Labuhan Maringgai.

Saka Amal Bhakti diproyeksikan untuk dapat menjadi wadah pembinaan, untuk meningkatkan pengetahuan kemampuan dan keterampilan bagi diri anggota pramuka penegak serta menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat. Saka Amal Bhakti sendiri terdiri dari 5 Krida, antara lain : Krida kerukunan dan toleransi beragama, Krida penghayatan dan pengalaman agama, Krida pembangunan karakter dan moral keagamaan, Krida pembangunan ketahanan keluarga, serta Krida kepedulian dan cinta kasih. ( Hasbulah/sry )