Kepsek SD N 7 Juli Pangkas Dana PIP Siswa -->

Kepsek SD N 7 Juli Pangkas Dana PIP Siswa

Thursday, 23 March 2017

www.bidikkabar.com/2017/03/kepsek-sd-n-7-juli-pangkas-dana-pip.html?m=1
Photo Ilustrasi
Bireuen - Kepala Sekolah Dasar Negeri 7 Kecamatan Juli memangkas dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) sebesar 100.000, (23/03).

Salah satu wali murid enggan mau disebut namanya mengatakan, uang tersebut diminta pada saat kami pulang dari bank yang dikumpulkan oleh salah satu wali murid lalu diserahkan kepada bendahara Komite sekolah.

"Setelah saya mengambil uang di Bank disana sudah ada yang mengutip yang dikumpulkan oleh salah satu wali murid dan langsung meminta 100.000 yang diserahkan ke bendahara komite, katanya untuk membeli tanah timbun dan membeli baju sekolah, dan saya sangat keberatan dengan pengambilan uang tersebut" terangnya.

Saat media ini melakukan konfirmasi dengan Kepala Sekolah Khairiah S.Pd mengatakan, memang benar ada pengambilan uang tersebut namun bukan 100.000 tapi bervariasi ada juga yang 50.000, dan kita ambil berdasaran ada rapat dengan komite dan wali murid. Ujarnya.

Tambahnya lagi, namun tidak semua menyetor, ada juga wali murid yang tidak memberikan, kami mengambilnya sudah kumpulkan 5 tahap dengan jumlah 31.000.000, dan semua uang tersebut sudah kami gunakan untuk membuat paving blok, kantin dan juga membeli seragam siswa. Paparnya Kepsek.

Namun pada saat media ini menghubungi  Komite sekolah dengan via celuler tak kunjung diankatnya.

Padahal tiap sekolah sekarang sudah ada dana Bantuan Operasinal Sekolah (BOS) untuk melakukan rehap sekolah maupun dengan kegiatan lainnya, namun sekolah tersebut juga tetap meminta kepada wali murid, walaupun uang tersebut dikirim kerekeningnya masing-masing wali murid.

Sementara itu Kabid tingkat sekolah dasar (SD) , Mustafa Amin mengatakan, uang PIP tersebut tidak bisa di potong oleh pihak komite maupun kepala sekolah, karena uang tersebut memang langsung kerekeningnya wali murid, dan itu sudah ada operasinalnya. Tegasnya

Tambahnya lagi, itu sudah melanggar dengan juknis, kalau memang kepala sekolah maupun komite ada mengutipnya untuk segera dikembalikan kepada wali murid. Pungkas Kabid Sekolah Dasar. (faZ)