Penari Asal SD N 28 Peusangan Sambut Tamu Kementerian Perhubungan Pada Peresmian Kereta Api di-Aceh Utara -->

Penari Asal SD N 28 Peusangan Sambut Tamu Kementerian Perhubungan Pada Peresmian Kereta Api di-Aceh Utara

Thursday, 3 November 2016

http://www.bidikkabar.com/2016/11/penari-asal-sd-n-28-peusangan-sambut.html
Siswa Asal SD N 28 Peusangan menerima tamu dengan tari khas Aceh
Aceh Utara – Berjumlah tujuh orang siswa asal SD N 28 Peusangan Kab.Bireuen menarikan tarian penyambut tamu karakteristik budaya aceh sebagai penghormatan menyambut kedatangan utusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia, yang dikomandoi Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Edi Nursalam beserta rombongan dikawasan stasiun kereta api krueng mane, Kab. Aceh Utara.

http://www.bidikkabar.com/2016/11/penari-asal-sd-n-28-peusangan-sambut.html
    Siswa SD N 28 saat menjamu tamu dengan sirih sebagai simbol penghormatan dan kearifan lokal aceh   
Kedatangan utusan Jakarta tersebut ke Provinsi Aceh (3/11/2016) guna meresmikan proyek Kereta Api Cut mutia yang berlokasi di-Kabupaten Aceh Utara dengan rute Krueng mane – Bungkah – Krueng geukuh berjarak tempuh 11.3 km. Masyarakat dapat menikmati layanan ini dengan membeli tiket seharga Rp 1.000 dimasing-masing stasiun.

Kereta Api Cut mutia dengan jenis KRDI beroprasi 10 kali perjalanan sehari dari stasiun Bungkah, 8 kali dari stasiun Krueng mane dan 8 kali perjalanan sehari dari stasiun Krueng geukuh. Daya setiap kali perjalanan mampu mengangkut 192 penumpang dengan waktu tempuh 32 menit.

Terkait Kereta api Cut mutia yang baru-baru ini sempat beroprasi namun kemudian berhenti, dalam wawancara dengan awak media, Direktur keselamatan Perkeretaapian, Edi Nursalam mengatakan karena persoalan anggaran “jalur ini sempat terhenti karena terkendala anggaran negara, serta oleh sebab perkeretaapian sedang dibangun juga dikawasan papua dan sulawesi hingga anggaran tidak mungkin difokuskan pada satu wilayah” kata Edi

Dilanjutkan Edi, dalam waktu dekat pemerintah sedang mengupayakan stasiun dikawasan bireuen dan lhokseumawe. Selanjutnya pada 2017 ditargetkan pembangunan jalur rel dari medan – langsa, hingga pada 2019 ditargetkan jalur rel medan – b.aceh tersambung. Kereta api di Aceh pada nantinya diharapkan bukan hanya mengangkut penumpang tetapi juga sebagai sarana akutan barang antar daerah dijalur trans sumatera” terang Edi

http://www.bidikkabar.com/2016/11/penari-asal-sd-n-28-peusangan-sambut.html
Edi Nursalam ketika mengunting pita petanda beroperasinya kereta api cut mutia
Pantauan media ini dalam kegiatan setengah hari kamis siang hingga sore [3/11] setelah diresmikan beroperasinya, dilanjutkan dengan perjalanan kereta api rute Krueng mane – Krueng geukuh bersama masyarakat setempat, Selain Edi Nursalam yang meresmikan proyek, dihadiri juga oleh Direktur Sarana Perkertaapian, Direktur Lalu lintas Perkeretaapian, Direktur Komersial PT.KAI, M.Kuncoro Wibowo, VP Regional l Sumatera Utara, VP Sub drivel, Plt Bupati Aceh utara, Sekda Aceh Utara, DPRK Komisi D Aceh Utara, Serta PerwakilanMuspika/Muspida setempat.[Rz]