Panglima Sago Bate Timoh Kisahkan Peran Warga Bale Seutui dimasa Perjuangan GAM -->

Panglima Sago Bate Timoh Kisahkan Peran Warga Bale Seutui dimasa Perjuangan GAM

Friday, 25 November 2016

www.bidikkabar.com/2016/11/panglima-sago-bate-timoh-kisahkan-peran.html

BIREUEN – Desa Bale Seutui yang terletak di Kecamatan Peusangan memiliki denyut ekonomi yang cukup berkembang setelah perdamaiaan Aceh, sederetan bangunan toko berkontraksi sederhana berdiri sepanjang jalan utama.

Sepanjang jalan hamparan sawah membentang luas menunjukkan bahwa warga desa sekitar adalah petani sawah yang sangat produktif, selain itu hamparan tambak milik warga sekitar memberikan kesan bahwa daerah tersebut adalah daerah central ekonomi pertanian dan kelautan. Abdullah yang menjabat Panglima Sagoe Bate Timoh di sela-sela acara Kampanye Terbatas H Khalili SH – Yusri Abdullah M.Si, M.S pada Rabu 23 November 2016 mengisahkan sejarah panjang perjuangan masyarakat di sekitar Bale Seutui ketika konflik di Aceh.
“Pada saat konflik denyut ekonomi di Bale Seutui sedikit redup mengingat daerah ini merupakan daerah yang sering menjadi daerah mobilisasi pergerakan pasukan GAM, bahkan di Desa Cot Puuk yang berjarak 1 km dari Bale Seutui berdiri sebuah Kamp Konsentrasi pasukan GAM yang bernama Bale Malem”, kisah sang Panglima. Menurutnya kawasan sekitar Bale Seutui tidak akan pernah melupakan pahitnya perjuangan masa lalu, banyak sanak saudara mereka yang telah berkorban dalam perjuangan Aceh, menurutnya ada beberapa kejadian yang masih membekas di benak masyarakat di Sekitar Bale Seutui.
“Kawasan sekitar Bale Seutui dikenal militan beberapa kasus besar terjadi di sini, seperti perang di Alue Glumpang dalam sebuah operasi subuh mengakibatkan meninggalnya Tgk Barat, Makmur, Si Gam, Ramadan dan Apa Kir jangka, selain itu perang di Pulo Naleung yang cukup lama yang mengakibatkan meninggalnya dua orang Kombatan GAM yaitu Bahagia Hasan yang merupakan adik kandung Nektu dan Ismuha Abubakar, dan perang di Matang Mamplam”, kisah nya di sela-sela acara Kampanye PA. Menurut Abdullah alasan utama menggelar Kampanye terbatas di Sagoe Bate Timoh yang berlokasi di Bale Seutui adalah karena secara sejarah Bale Seutui memiliki peran yang cukup penting dalam sejarah masa lalu.
“Kampanye ini kami buat dalam wilayah sagoe Bate Timoh yang di hadiri oleh masyarakat yang ada di dalam sagoe, selama ini banyak masyarakat yang ingin mendengarkan penyampaian visi misi calon Bupati yang di usung oleh PA”, ujarnya. Sementara itu H Khalili SH dalam kampanye tersebut kembali memperkenalkan diri dan menyampaikan program kerja di hadapan ratusan masyarakat yang hadir.
“Denyut ekonomi akan berjalan ketika para petani dan nelayan berproduksi dengan baik, sehingga para pedagang ramai di kunjungi oleh pembeli, itu adalah konsep dasar ekonomi yang seharusnya diperhatikannya oleh Negara, dan kalau saya diberikan kepercayaan oleh masyarakat Bireuen maka pembangunan Infrastruktur pertanian dan kelautan akan menjadi fokus utama kami”, itulah inti materi kampanye yang disampaikan oleh H Khalili SH di Bale Seutui.[R1/DM]