Papua Belajar Manajemen Sport ke Inggris -->

Papua Belajar Manajemen Sport ke Inggris

Friday, 2 September 2016

Papua-Dalam rangka mendukung persiapan pelaksanaan PON XX 2020 di Papua, Pemerintah Provinsi mempertimbangkan untuk mengirim tenaga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk belajar manajemen Sport (Olahraga) ke negara Inggris.

Tak main-main, Pemprov Papua bahkan sudah melakukan pertemuan dengan manajemen Universitas Stirling Inggris yang diwakili Dekan Manajemen Sport, Prof Leigh Robinson dan Rektor Manajemen Sport, Brian R.G Minikin, baru-baru ini.

“Kita sudah lakukan pertemuan yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua Elia Loupatty dari Pemprov dan Universitas Stirling. Kesepakatan sudah ada sehingga kita akan mengirim tenaga ke Inggris,” tutur Kepala Badan Diklat Papua Zakarias Giay di Jayapura, Rabu (31/8).

Dia mengatakan dalam waktu dekat, Badan Diklat Papua akan mulai menyaring 20 dari 100 ASN Badan Diklat lalu kembali menyeleksi hingga menyisakan 10 orang.

“Sehingga targetnya pada bulan depan, mereka sudah berangkat ke Inggris untuk menperdalam bahasa (Inggris) dulu, sebelum menempuh pendidikan magister manajemen sport pada 2017 mendatang. Diharapkan mereka bisa menuntaskan pendidikan pada 2018,” kata Zakarias.

Ia berharap, 10 ASN yang dikirim ke Inggris dapat belajar manajemen sport untuk menunjang pelaksanaanPON XX 2020 di Papua. Mereka pun diharapkan memberi masukan yang positif terkait dengan persiapan pelaksanaan event empat tahun sekali tersebut.

“Intinya kami di Badan Diklat selain mendukung dari sisi Sumber Daya Manusia, kami yang juga dilantik oleh bapak Gubernur sebagai panitia PON harus memberi kontribusi. Oleh sebab itu kami dari Badan Diklat siap untuk memberikan dukungan dari sisi infrastruktur dan SDM dalam PON nanti,”tuturnya.

Sementara Dekan Manajemen Sport, Universitas Stirling, Prof Leigh Robinson menyataan siap mendukung dan mentransferkan ilmu manajemen olahraga kepada Pemprov Papua yang sedang mempersiapkan pelaksanaan event olahraga nasional (z)